Cerita masak(an) Babab

Ayah bisa memasak? why not? Ayo masak ayah, beat your challenge! …. ;)

Masak itu seru lho!

Masak itu seru lho!

Ga percaya? coba deh. Ayo para ayah yang belum pernah masak, jangan sungkan-sungkan merasakan ‘keseruan’ itu.

Caranya? ya mulailah mencoba memasak. Mulai dari memasak yang ringan-ringan atau yang gampang-gampang saja. Beberapa postingan sebelumnya sudah juga sih nyinggung soal why dan hownya memasak & sedikit tentang keseruan memasak, seperti di sini dan di sini. Tapi tetep aja, catet… keseruan memasak itu ada terus dan terus, ada lagi dan lagi.

Cobalah ayah memasak yang mudah saja dulu, misalnya menggoreng. Bisa goreng tempe atau tahu yang mudah, seperti yang sudah pernah saya posting di sini.

Atau tumis-tumisan. Tumis kangkung misalnya. Wah rupanya belum pernah saya posting ya tentang bagaimana menumis itu, nanti deh menyusul postingan tentang tumis-menumis itu.

Nanti terasa deh, bahwa masak itu mengandalkan kekuatan memory (search), taste dan art.

Tentang memory (search).

Ya iyalah, coba kalau mau masak, kan harus diingat dulu (kalau tidak ada catatan sebelumnya, atau yang mudah sekarang ini … ya search aja di simbah google ya hehehe). Bumbunya apa saja, bahannya apa saja, ada nggak di tempat persediaan kita, kalau nggak ada, monggo silakan dibeli dulu.

Seperti kemarin ini waktu saya diminta bantuan ngajarin temen yang mau masak presto. Lha, sudah siap bahannya, bumbunya masih belum lengkap, nah lho, gimana coba? Untung ada di tempat saya, jadi nggak usah repot-repot beli dulu.

Tentang taste

Nah ini yang selalu saya wanti-wanti, taste … rasa … rasa …. itu yang penting dan paling penting. Memasak tidak hanya mengolah bahan dan bumbu, tetapi mengolah rasa juga. Artinya setiap masak haruslah dicoba-coba. Bagaimana rasanya, sudah cukup? kurang apa? Biasanya sih kurang garam atau merica atau apa gitu hehehe.

Tentang Art

Kalau yang saya maksud di sini adalah saat kita memasak, kita perlu mengorganisir time management – manajemen waktu memasak. Apa dulu yang disiapkan, apa yang kemudian dilakukan, termasuk rencana bersih-bersih setelah memasak. Nah ini memerlukan ‘art’ menurut saya, supaya tidak terjadi kejenuhan saat memasak itu. Jadi terlihat rapih dan terkontrol lah. Supaya memasak jadi nikmat, disamping rasa masakannya nanti yang juga nikmat toh?!

Hal-hal itulah yang membuat serunya memasak. Masih nggak percaya juga, coba deh langsung dipraktikkan ya.

 

Ayo masak ayah! Beat you challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

Ayam ungkep

Ayam ungkep

Ayam ungkep

Resep ini termasuk resep yang mudah pula dipraktikan oleh para ayah yang ingin memasak. Bumbu yang disiapkan pun tidak perlu yang rumit-rumit. Cukup sediakan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, gula pasir dan kunyit bubuk (atau parutan kunyit) – untuk memberikan warna kuning pada ayam. Ulek atau blender semua bahan tersebut, kemudian balurkan ke ayam kampung/negri yang sudah dipotong-potong. Diamkan beberapa saat supaya bumbu meresap. Setelah itu ayam siap diungkep.

Jika para ayah agak kurang suka mengupas bawang misalnya sehingga menjadi malas membuat bumbu tersebut, dapat menggunakan bumbu instan yang sudah banyak dijual di pasar ataupun super market terdekat. Pilih bumbu untuk ayam goreng ataupun ayam kalasan, ikuti proses mengungkep dan ayam ungkep dapat dinikmati.

Diungkep atau dimasak ungkep adalah proses memasak dengan cara direbus dengan bumbu-bumbu terlebih dahulu. Hasil rebusannya atau yang sudah masak inilah yang disebut ayam (atau bahan makanan lain) ungkep.

Ayam yang sudah diungkep ini bisa langsung dimakan. Tetapi biasanya lebih enak disantap setelah digoreng terlebih dahulu atau dibakar.

Saat ayam dibalur bumbu, jika memungkinkan, ayam berbalur bumbu tersebut dimasukkan ke dalam kulkas dalam jangka waktu 3 (tiga) hingga 6 (enam) jam, setelah itu ayam berbalur bumbu siap diungkep.

Air yang digunakan mengungkep ayam sekitar satu setengah tinggi tumpukan ayam dalam panci.

Mengungkep ayam kampung membutuhkan waktu yang lebih lama dari ayam potong/ayam negeri.

Untuk ayam negeri cukup sekitar 30-45 menit sementara untuk ayam kampung kadang membutuhkan waktu dua kali lipatnya.

Air dalam panci dapat ditambah jika terlihat terlalu sedikit atau berkurang.

Sebelum dimulai proses mengkungkep, jangan lupa dicicipi rasa airnya terlebih dahulu, apakah sudah cukup asinnya atau manisnya atau gurihnya.

Rasa asin dapat dilebihkan agar cukup rasa asin yang menyerap di daging ayam yang diungkep nantinya.

Setelah ayam selesai diungkep, angkat ayam kemudian tiriskan.

Air yang tersisa di panci saat mengungkep ayam tersebut jangan terlebih dahulu dibuang, dapat digunakan untuk mengungkep tempe atau tahu. Cukup rendam tahu dan tempe selama beberapa waktu, kemudian ungkep tahu atau tempe sekitar 10-15 menit.

Angkat tempe dan tahu, tiriskan, kemudian setelah dingin tempe dan tahu tersebut dapat disimpan dalam kulkas untuk kemudian digoreng sewaktu-waktu akan menikmati tempe ataupun tahu goreng. Rasa tempe dan tahu goreng ini akan terasa lebih lezat.

Belom yakin ayah?

Silakan coba sendiri ya para ayah.

Ayo masak ayah. Beat your challenge!

Salam chef,

Babab Bugi

[Sumber foto: www.resepmasakanindonesia.me]

Deppa tori, kue cucurnya orang Enrekang

Deppa tori adalah nama kue khas Kabupaten Enrekang dan begitulah jawaban si penjual ketika saya tanya apa arti deppa tori.
“Deppa tori artinya kue cucur pak. Kalau di Jawa di sebut kue cucur, kalau di Enrekang sini disebut deppa tori.” Begitu tambahnya sambil tersenyum.
Saya dan rombongan mampir untuk membeli deppa tori ini di sebuah rumah makan di kawasan gunung Nona atau disebut juga sebagai gunung kabongbong, saat itu kami singgah di Rumah Makan Bunga Tana. Gunung ini terletak dalam dalam rute perjalanan menuju Kabupaten Tana Toraja, sekitar 300 km dari Makassar dan dapat ditempuh dengan perjalanan kurang lebih 6-7 jam.
Yang lebih menarik, di tempat penjual deppa tori ini, kita dapat menyaksikan bagaimana deppa tori ini dibuat. Jadi, selepas digoreng, kamipun dapat langsung menikmati rasanya yang khas, legit dan hangat. Apalagi dinikmati ditengah dinginnya kawasan gunung Nona, wuih, sangat menyenangkan.
Walau disebut juga kue cucur, tapi bentuknya dan rasanya agak berbeda dengan kue cucur yang biasa dijumpai di Pulau Jawa. Bahkan, menurut mbak penjualnya (saya lupa menanyakan namanya, maaf ya mbak), kue cucur atau deppa tori Enrekang, agak berbeda rasanya dengan deppa tori Toraja walau Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Tana Toraja merupakan kabupaten yang bersebelahan saja.
“Kekerasannya yang membedakan. Yang khas Enrekang tidak terlalu keras ketika dimakan. Yang buatan Toraja, agak lebih keras sedikit. Lagipula cara membuatnya juga beda pak.” Demikian keterangannya berusaha meyakinkan bahwa deppa tori Enrekang memiliki kekhasan tersendiri.
Dari segi kekerasan adonannyapun berbeda. Kue cucur di pulau Jawa adonannya lebih encer dan tidak bisa dibentuk pakai tangan, tapi pakai cetakan, sedangkan kue cucur Enrekang adonannya lebih padat dan bisa dibentuk menggunakan tangan.
Deppa tori Enrekang maupun Toraja berbentuk agak memanjang serta dibaluri wijen sebelum digoreng. Kalau sudah matang, harga per kilogramnya berkisar antara Rp. 30 ribu – Rp. 36 ribu.
Tidak terlalu ngeh akan perbedaannya, tapi saya mengakui bahwa deppa tori adonan si mbak ini memang lezat. Sayapun mencobanya lagi … lagi … dan lagi saat disodori sepiring deppa tori untuk ‘pacobanya‘ (bahasa setempat: makanan untuk dicoba rasanya).
Sambil kami mencoba deppa tori tersebut dan si mbak terus membungkus pesanan kami, iapun bercerita bahwa deppa tori ini, yang berbahan baku utama tepung beras, gula merah dan wijen ini, cukup digemari sebagai oleh-oleh. Sehari-harinya, mbak penjual ini mengatakan bahwa kurang lebih menghabiskan sekitar 23 kilogram tepung beras. Lumayan banyak ya.
Konon, deppa tori merupakan penganan sebagai oleh-oleh wajib dari Enrekang dan memang deppa tori ini mudah dijumpai di sepanjang perjalanan.
Kalau melewati Enrekang, jangan lupa ya beli deppa tori untuk oleh-oleh.

 

Ayo masak ayah! Beat your challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

Semur

Semur termasuk favorit saya, semur apa saja. Karena dominan rasanya yang agak manis, asin tapi segar karena diberi campuran tomat.

Semur yang biasa saya buat antara lain: semur daging, semur ayam, semur tempe, semur tahu dan semur kentang.

Membuat semur itu mudah, yang penting, ada kecap, merica, garam dan tomat (bisa pula diganti dengan jeruk nipis maupun cuka masak – sebagai penambah rasa asam/segarnya semur, tapi tomat yang lebih afdol menurut saya), bawang merah dan bawang putih, serta jahe. Bisa juga kalau suka, tambahkan kemiri yang sudah dihaluskan (diulek atau diblender).

Semur ayam misalnya, daging ayam yang sudah dipotong-potong sesuai selera, diletakkan dalam panci yang akan dipakai memasak semur.

Setelah itu, tambahkan bumbu-bumbu seperti sudah disebutkan di atas. Tambahkan garam, merica, bawang merah dan bawang putih, kecap manis, irisan jahe dan irisan tomat. Aduk rata dan diamkan beberapa saat, agar bumbu meresap.

Kemudian mulai dimasak dengan meletakkan panci di atas kompor.

Tambahkan sedikit (sesendok makan) minyak goreng atau minyak wijen. Api memasak tidak usah terlalu besar.

Aduk rata dan setelah beberapa waktu. tambahkan air secukupnya. Teruslah memasak. Jika air sudah berkurang, rasakan ayam apakah sudah cukup rasa empuknya dan rasa bumbunya, apakah sudah cukup. Bila kurang empuk, tambahkan air dan terus memasak. Demikian pula bumbunya, tambahkan bumbu yang diperlukan bila masih dirasa kurang.

Setelah empuknya dirasa cukup, rasanya pas, selesailah proses memasaknya.

Hidangkan dengan taburan bawang goreng. So yummy deh.

Ayo masak ayah! Beat your challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

 

Tempe dan tahu goreng

Untuk orang Indonesia, tempe dan tahu sudah menjadi menu wajib sehari-hari, terutama tempe dan tahu goreng, bukan begitu?

Mudah lho untuk menggoreng tempe dan tahu dan yang berasa lezat. Pun untuk menggoreng bahan-bahan makanan lain yang lebih lezat jika disantap dengan cara digoreng.

Tempe dan tahu goreng sebaiknya digoreng dengan api yang tidak terlalu besar, agar dalamnya matang dan bagian luarnya agak lebih kering.

Tempe dan tahu yang sudah dipotong-potong sesuai selera – biasanya selebar setengah bungkus rokok, diiris-iris halus sedikit dibagian luarnya, agar bumbu meresap, direndam dalam larutan air garam kurang lebih 15 menit. Larutan air garam dibuat dengan mencampur setengah sendok teh garam (jumlah garam/bumbu agar disesuaikan dengan jumlah tempe/tahu yang akan digoreng), setengah sendok teh ketumbar, setengah sendok teh merica dan sedikit gula pasir.

setelah itu, panaskan wajan untuk menggoreng, setelah panas tuangkan minyak goreng. Lalu masukkan tempe/tahu yang akan digoreng. jangan lupa dibolik-balik agar matang dan warnanya merata, coklat muda ataupun coklat tua. Setelah matang merata, langsung angkat dan tiriskan terlebih dahulu.

Tempe dan tahu sudah siap dihidangkan. Dapat dimakan sebagai lauk teman nasi maupun sebagai cemilan. Untuk cemilan, dapat disiapkan irisan cabe rawit yang dicampur dengan kecap. Yumm deh rasanya. Nggak percaya? Ayo dibuktikan ya.

Ayo masak ayah! Beat your challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

Yuk memasak nasi

image

Orang Indonesia? ya pasti makanan pokoknya, sebagian besar, adalah beras ya.  Disamping saudara-saudara kita yang makanan pokoknya bukan beras, tapi sagu atau jagung.

Saking pentingnya beras sebagai bahan makanan pokok, Dewi Sri pun ditugaskan khusus sebagai dewi yang bertanggung jawab terhadap perberasan ini oleh para dewa. Begitu menurut hikayat/kisah yang dipercaya masyarakat.

Memasak nasi pun dapat dianggap sebagai memasak yang susah-susah gampang. Kalau kurang air saat memasak, maka nasinya akan menjadi kering. Kalau kebanyakan air saat memasak, maka nasinya akan menjadi kelembekan. Harus pas takaran airnya, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.

Dibawah ini, cara memasak nasi untuk para ayah dengan patokan menggunakan rice cooker – pemasak nasi.

Gunakan cup yang tersedia dalam rice cooker – satu set – sebagai penakar beras serta pengukur volume air yang diperlukan.

Untuk ukuran 2 (dua) cup beras, air yang digunakan adalah sebanyak 3 (tiga) cup. Untuk 3 (tiga) cup beras, air yang digunakan adalah sebanyak 4 (empat) cup. Demikian seterusnya.

Selebihnya, ikuti petunjuk pemakaian rice cooker, tinggal di-on-kan, tinggal, tunggu sampai alat tersebut memberikan tanda bahwa nasi sudah siap untuk disantap. Sekedar catatan, jika tanda siap santap sudah menyala (biasanya ditandai dengan lampu indikator yang berubah dari hijau ke oranye), diamkan dahulu selama 10-15 menit, supaya masak dengan sempurna.

Beberapa cara untuk menambah kelezatan memasak nasi, antara lain:

1. Pada saat mulai memasak nasi, tambahkan selembar daun pandan, berukuran sekitar lebar dua jari, yang sudah diremas-remas terlebih dahulu. Nasi akan wangi daun pandan
2. Dapat ditambahkan irisan bawang merah serta daun salam dan sedikit garam. Ini akan menimbulkan aroma nasi yang khas, serta dapat mencegah masuk angin.
3. Dapat pula diawal mulai memasak, masukkan tiga perempat sendok makan campuran minyak goreng dan minyak wijen, serta sedikit garam. Aduk beberapa kali agar merata. Rasa nasinya akan menjadi semakin gurih dan lezat.

Mudah kan 😉

Ayo masak ayah! Beat your challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

Ayo masak ayah! Beat your challenge!

image

beat your challenge

Kata-kata “Ayo masak ayah! Beat your challenge!” saya gunakan sebagai tagline di tulisan-tulisan saya di blog ini.

Sebagai motivasi untuk saya dan untuk para pembaca.

Ayo masak ayah! Dengan atau tanpa tanda seru, sebagai sebuah seruan untuk saya dan para ayah agar tetap dapat meluangkan waktu untuk memasak, untuk diri sendiri maupun keluarga. Let’s enjoy your time by cooking. Let’s please your family by cooking. Asyik kan bisa menyenangkan diri sendiri, keluarga maupun orang lain.

Beat your challenge! Untuk para ayah yang biasa memasak, mungkin tantangan (challenge) dalam memasak tidak akan sebesar para ayah yang belum terbiasa memasak. Tapi, sebesar apapun tantangannya, ayo kita beat it, kita kalahkan tantangan itu.

Ayo masak ayah! Beat your challenge.

Salam chef,

Babab Bugi

Note: sumber foto: http://www.geocaching.com

Roti Maros, roti khasnya kabupaten Maros

Bentuk rotinya bulat dan isinya hanya dan hanya selai kaya (srikaya). Roti maros, biasa juga disebut dengan roma, memang hanya berisi selai kaya dan merupakan makanan khas (termasuk untuk oleh-oleh) kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Roti Maros tidak diisi dengan coklat, keju atau selai rasa selain selai kaya. Kalaupun ada, masyarakat ataupun pembuat roti maros sendiri tidak akan menyebut roti tersebut sebagai roti maros. Disebut saja sesuai dengan isi atau rasanya, misalnya roti keju, roti coklat, roti strawberry, dan lain sebagainya. Roti maros, hanya diisi oleh selai kaya.

Selai srikaya/kaya itu sendiri berbahan dasar: kuning telus, santan, gula jawa, gula pasir dan santan. Bisa ditambahkan vanili atau pandan sebagai pewangi. Rasa selai kaya ini manis-manis gurih. Cukup lezat dan joss.

Tempat pembuatan roti maros yang menjadi langganan saya adalah Roti Maros Aroma yang berlokasi di jalan poros Maros – Makassar. Lokasinya kalau dari arah Makassar menuju kota Maros berada di sebelah kiri jalan. Dilewati dulu jembatan kemudian pompa bensin di sebelah kiri, kemudian ada penjual es kelapa, tidak jauh dari situ spanduk Roti Maros Aroma ini sudah terlihat. Di tempatnya yang sederhana itu saya berkesempatan melihat proses pembakaran dan pengisian roti maros.

Harumnya, saat memasuki rumah Aroma memang luar biasa, wangiiiii sekali.

Saat pembeli masuk, langsung dapat melihat dua buah oven berukuran besar berjejer di ruang panggang tersebut. Melongok melalui jendela samping, tampak jejeran roti maros yang siap dipanggang serta proses pengisian roti maros yang telah dipanggang tersebut dengan selai kaya.

Saya sempat menanyakan mengapa di spanduk tertulis roti maros sebagai roti khas Makassar, bukan Maros. Ternyata penjelasannya adalah karena yang membuatnya orang asli Makassar, roti maros tetap roti khas Maros.

Harganya pun tidak mahal. Satu dos, isi sepuluh buah roti, harganya sepuluh ribu rupiah. Nggak mahal kan? 😉

Walau menurut saya, rotinya masih agak perlu lebih keras sedikit, tapi kelezatan rasa selai kayanya menutupi tekstur rotinya, menyelimuti keseluruhan rasa roti maros itu. Pokoknya maknyus deh.

Berikut beberapa foto (foto dokumentasi pribadi) yang berhubungan dengan roti maros ini.

Roti maros, leppaki mae (silahkan singgah dan cicipi roti maros ini)

Menurut saya, anda perlu mencoba kelezatan roti maros ini. Bagaimana?

Ayo icip-icip ayah! Beat your challenge!

[Artikel ini babab muat juga di Kompasiana: http://www.kompasiana.com/dashboard/write/5643d44f3b7b614b048b457e%5D

 

 

 

 

 

 

pancake

Pancake, mungkin seperti arti katanya, pan = wajan dan cake = kue, kue wajan – kue sederhana yang cukup dimasak diatas wajan sebentar saja.

image

Ya, kue sederhana, simpel dan mudah pembuatannya. siapapun (harusnya) bisa membuatnya 😉

Semasa saya study di Australia dulu, pancake yang paling sering menjadi teman sarapan saya. Dimakan di rumah ataupun dibawa ke kampus. Hanya saja, di Australia, bahan pembuatan pancake siap jadi tersedia di supermarket-supermarket, tinggal ditambah susu, telur dan garam saja, tepung pancake siap jadi itu sudah dapat digunakan.

Untuk membuat tepung pancake sendiri, seperti yang sudah saya katakan, cukup simpel. Cukup campurkan tepung terigu, baking powder dan soda kue – bisa ditambahkan bubuk vanila pula agar wangi (bahan-bahan tersebut cukup mudah didapat di toko-toko penyedia bahan masakan maupun di supermarket-supermarket), campuran ini sudah siap digunakan.

Begini cara membuatnya. Campur 2 (dua) gelas tepung terigu, setengah sendok teh baking powder, seperempat sendok teh soda kue, setengah sendok teh vanila bubuk, dan setengah sendok teh garam. Aduk-aduk hingga tercampur rata.

(catatan: kedalam campuran, dapat ditambahkan gula pasir – tergantung selera. Dengan komposisi campuran di atas, cukup ditambahkan 4 (empat) sendok teh gula pasir).

Setelah itu campuran tersebut dilubangi di bagian tengahnya hingga membuat seperti lubang/kawah gunung di tengahnya.

Masukkan sebutir telur, aduk telur tersebut dengan sendok kayu (saya lebih senang menggunakan sendok kayu untuk mencampur adonan) hingga bercampur dengan campuran tepung. Setelah itu, masukkan 2 (dua) gelas susu sedikit demi sedikit sambil adonan terus diaduk searah saja (ke kanan saja atau ke kiri saja – untuk yang ini, saya kurang tahu alasannya apa hehe). Setelah tercampur, pastikan tidak ada gumpalan-gumpalan tepung yang belum tercampur rata. Jika masih ada, haluskan menggunakan sendok, atau bisa disaring dengan menggunakan saringan santan.

Diamkan adonan selama kurang lebih 15 menit.

Siapkan pan/wajan teflon yang rata, yang ada gagangnya, panaskan diatas kompor dengan api sedang cenderung kecil.

Gunakan sendok sayur – yang biasa digunakan mencetak adonan bakwan, yang tidak terlalu besar – untuk menuangkan adonan ke atas teflon satu per satu.

Tuangkan (teflon tidak usah diberi minyak maupun mentega) satu sendok sayur adonan ke atas teflon, biarkan adonan hingga ber-rongga rata, setelah itu balik adonan hingga matang di kedua sisi. Setelah itu angkat dan sisihkan. Demikian seterusnya hingga adonan habis.

Satu adonan tersebut kira-kira menghasilkan sedikitnya 10 buah pancake. Lumayan kan 😉

Pancake-pancake ini bisa dimakan dengan dua cara:
– cara manis: ke atas pancake tinggal ditambahkan topping misalnya madu. selai strawberry, pasta cokelat, selai kacang, cocktail buah, dan lain sebagainya.
– cara asin/gurih: makan pancake dengan rendang, abon, kari ayam, sosis, dan lain sebagainya.

Pilih sesuai selera kita.

Ayo masak ayah! Beat your challenge!

Salam chef,

Babab Bugi

Cocktail buah tala atau buah lontar

Resep dan tips

Membuat sirup

image

Awalnya ada dua hal yang tidak sengaja terjadi.

Pertama saya dapat satu bungkus gula pasir lebihan dari kantor. Beratnya kira-kira satu kilogram. Saya bawa pulang, sambil pikir-pikir, mau dibikin apa ya gula ini, karena saya termasuk kurang dalam mengkonsumsi gula (kopi dan teh biasanya saya konsumsi dalam keadaan pahitan/black/tanpa gula). Akhirnya timbul ide, “ah, bagaimana kalau dibikin sirup aja.” Kebetulan di rumah ada pewarna makanan hijau (pandan pasta) dan vanili.

Tapi sirup pandan sudah biasa ya, akhirnya terpikir juga untuk menambahkan jahe, supaya rasanya jadi manis-manis pedas gimana gitu (sweet and hot taste).

Akhirnya beli juga jahe sebanyak lima ribu rupiah (Rp. 5.000). Dengan uang segitu, diperoleh jahe kurang lebih dua genggaman tangan  saya.

Pertama-tama buat sirup pandannya dulu. Caranya air dengan gula berbanding 1 : 1 (satu banding satu). Satu gelas gula dan satu gelas air. Letakkan dalam panci.

tambahkan vanila bubuk kurang lebih setengah sendok teh (tea spoon – sendok kecil), demikian juga dengan pasta pandannya, kurang lebih setengah sendok teh atau sesuai dengan warna sirup yang diinginkan.

Setelah itu diaduk rata dengan api sedang di atas kompor.

Setelah cair – gula larut – biarkan hingga mendidih beberapa saat.

Oya tambahkan sedikit garam kedalam sirup tersebut, supaya nanti manisnya lebih terasa.

Pembuatan sirup selesai, mudah dan cepat kan.

Air jahe

Di wadah lain, cuci bersih jahe, tidak usah dikupas tapi jahe-jahe tersebut kemudian diiris tipis-tipis. Masukkan dalam panci (bukan panci yang berisi sirup pandan tadi).

Tambahkan air hingga jahe tertutupi oleh air.

Masak jahe-jahe tersebut higga mendidih dan biarkan beberapa saat. Kalau dirasa air dalam panci terlalu sedikit, boleh ditambahkan air.

Angkat panci dan matikan kompor.

Sirup pandan jahe

Larutan air jahe kemudian dimasukkan kedalam larutan sirup pandan. Pencampuran kedua larutan ini bisa diatas kompor, sambil dididihkan kembali, atau bisa tidak, tergantung keinginan.

Tapi yang saya lakukan dicampur diatas kompor untuk dididihkan kembali.

Air jahe tidak usah dimasukkan semua, sesuai rasa ‘hot‘ yang diinginkan.

Untuk mengetahuinya, memang harus diicip beberapa kali – mudah kok ngicipnya, nggak susah, sekalian latihan merasakan ‘taste‘ kita hehehe.

Setelah selesai sirup bisa dimasukkan ke dalam wadah sirup dan setelah dingin bisa disimpan didalam kulkas.

Cocktail buah tala/lontar

Buah lontar, di Jakarta biasa disebut dengan buah siwalan, memiliki rasa yang khas, tidak harus dimasak seperti kolang-kaling.

Saya, kebetulan dapat oleh-oleh buah tala/lontar ini dari teman yang di daerahnya banyak sekali tumbuh pohon tala/lontar. Lumayan, dibawakan sekarung metung, ya sudah kerja bakti deh mengeluarkan buah tala tersebut dari dalamnya.

Karena tidak perlu dimasak, buah tala ini tinggal dicuci bersih saja kemudian diiris-iris/dipotong-potong sesuai selera. Setelah itu siap dicampur dengan sirup pandan jahe yang sudah dibuat sebelumnya itu.

Siapkan cocktail dengan menambahkan sirup yang dilarutkan dengan air matang hingga rasa manis – hangat yang diinginkan. Ke dalam larutan sirup tersebut  bisa ditambahkan air soda ataupun tidak, tergantung keinginan da kebutuhan saja.

Masukkan buah tala ke dalam larutan tersebut dan beberapa potong es batu, tempatkan dalam wadah cocktail.

Cocktail buah tala siap dihidangkan.

Pasti yummy rasanya deh. Mudah lagi membuatnya.

Buah tala/lontar bisa diganti dengan buah lain dan campuran buah-buahan sesuai selera.

Siip deh

Ayo masak ayah! Beat your challenge!

Salam chef,

Babab Bugi

Post Navigation